Belajar berkebun di minggu pagi.
October 30th, 2011 § 1 Comment
Ayah saya sangat mencintai berkebun, dan pagi ini saya diajaknya.
Berkebun sudah menjadi rutinitas tersendiri bagi ayah saya. Setiap pagi sebelum mandi, sesudah sarapan, disela-sela waktu prakteknya,sampai malam hari sebelum tidur beliau selalu menyempatkan waktunya untuk merawat tanaman kesayangannya atau hanya sekedar menengok. Nah, pagi ini sayapun diajak beliau berjalan-jalan dan menemaninya berkebun yang ternyata memang menyenangkan . Mulai dari menengok mangga, memetik buah berry, dan mengontrol “buah ajaib” dilakukan kami berdua (sebenernya saya sih lebih banyak ngeliatin dan moto-moto hehehe).

Pertama tama kami berdua menengok pohon mangga. Dikebun, ada sekitar 3 jenis mangga yang ayah saya tanam yakni mangga gedong, mangga *saya lupa namanya*, sama mangga kweni yang hari ini kami berdua tengok. Kebetulan, mangga kweni ini sedang berbuah, walau pohonnya pendek buahnya banyak loh. Wangi dari mangga ini sangat khas dan cenderung mirip bacang dibandingkan mangga. Makanya kalaupun matang dia gak pernah sampe lembek dan oranye, malah cenderung kuning muda, tapi rasanya manis deh.
Selanjutnya kami memetik berry. Jenis berry yang ayah saya tanam ini adalah Mulberi atau terkenal dengan buah murbai, sering dijadikan bahan dasar membuat selai. Kalo berry-berry yang lain merambat, dia pohonnya tinggi cenderung kayak ceri liar. Tadi tuh ayah saya metikin buah berry yang warnanya sudah ungu tua. Bisa langsung dimakan, dan manis.
Nah yang terakhir dan agak spesial adalah “buah ajaib” atau miracle fruit, pernah denger sebelumnya? Jadi buah ini dinamain buah ajaib karena memang secara ajaib buah ini bisa meengubah rasa asam dan pait menjadi rasa manis, jadi kalau kita memakannya sebelum memakan pare ataupun jeruk asam, rasanya jadi manis. Katanya sih karena ketika dimakan buah ini mengeluarkan hormon yang menutup reseptor rasa asam dan pait itu. Efeknya bisa bertahan selama 20-30menit. Tanaman ini tergolong sebagai tambulapot(tanaman buah dalam pot) makanya buat membudidayaknnya masing-masing pohon ditaruh di dalam pot/tong besar. Buah ini katanya sih aslinya dari afrika tapi lagi nge-hitz dibudidayain di Indonesia karena iklimnya juga cocok.
Sedikit cerita, buah miracle ini konon sering digunakan oleh para penderita diabetes untuk membantu diet mereka dari gula. Jadi walaupun makanannya tanpa gula mereka tetap bisa menkmati rasa manis. Namun, berhubung ayah saya suka bereksperimen dengan tanaman herbal, beliau penasaran dengan bijinya. Setelah melalui beberapa tahap penelitian seadanya, beliau mendapati bijinyapun mempunyai khasiat dan bisa menjadi suplemen pada tubuh kita. Bahkan ayah saya sedang mencoba meng-kapsul-kan sari biji buah ini. Makanya tak heran di kebun, banyak sekali pot buah miracle. Hmmm, semoga saja eksperimennya berhasil dan bisa bermanfaat buat orang banyak
.

Buah Ajaib/ Miracle Fruit.
Walaupun menjadi mangsa para nyamuk, saya sangat senang pagi ini. Senang bisa belajar berkebun dan mengenal tanaman pagi hari ini. Jujur saja, banyak tanaman aneh-aneh yang ada dikebun tapi saya sendiri belum tau. Dan sayapun semakin akrab sama ayah saya
saya pernah ke kebunnya idznie… dan wow! amazing!! suka sekali sama kebunnya yang luas ini..
dan cerita tentang buah miracle nya, hhmmm…. saya baru tahu… nice info beib…